Hasil Akhir FF EWC 2026 RRQ dan Evos gagal dapat throphy, diganti Lyon angkat throphy

JAKARTA โ Kabar mengejutkan datang dari panggung kompetisi esport internasional setelah berakhirnya babak Grand Finals turnamen Free Fire di ajang Esports World Cup (EWC) 2026 di Paris, Prancis. Dua tim raksasa pertahanan Indonesia, RRQ Kazu dan EVOS Divine, harus mengubur mimpi mereka setelah gagal mengamankan gelar juara dunia. Secara tidak terduga, piala kemenangan justru berhasil direbut dan diangkat oleh tim asal Meksiko, LYON Esports.
Kekalahan dua tim perwakilan Indonesia ini memicu gelombang respons besar dari komunitas gaming di tanah air, khususnya para penggemar di Jakarta yang menyaksikan siaran langsung pertandingan tersebut. Baik RRQ maupun EVOS digadang-gadang mampu melanjutkan dominasi Asia Tenggara di kancah Free Fire global. Namun, pertarungan sengit di babak akhir memaksa kedua tim harus puas berada di luar posisi lima besar, dengan RRQ Kazu finis di peringkat ke-9 dan EVOS Divine di peringkat ke-10.
Sistem kompetisi yang menggunakan format Champion Rush pada Grand Finals kali ini terbukti menjadi momok sekaligus panggung penuh drama bagi seluruh finalis. Di bawah format ini, tensi permainan meningkat drastis setelah beberapa tim berhasil menyentuh batas poin kelayakan juara. Tekanan intensitas tinggi membuat persaingan di Solara, peta terakhir pertempuran, menjadi sangat tidak terprediksi hingga detik-detik zona menutup.

LYON Esports, yang mewakili region Amerika Latin (LATAM), tampil luar biasa dominan dan konsisten dalam meredam strategi lawan-lawannya. Kemenangan bersejarah didapatkan tim Meksiko ini setelah sukses mengeliminasi kompetitor terdekat mereka dalam pertempuran krusial di area Riders Club. Dengan total raihan 155 poin di akhir klasemen, LYON resmi mencatatkan diri sebagai tim non-Asia Tenggara pertama yang sukses menjuarai EWC Free Fire.
Keberhasilan LYON mengangkat trofi bergengsi ini juga diwarnai dengan catatan pemecahan rekor eliminasi terbanyak dalam satu pertandingan sepanjang sejarah turnamen EWC. Salah satu punggawa andalan mereka, Gamezking, dinobatkan sebagai Finals MVP atas performa individualnya yang mematikan dan kepemimpinannya di area pertempuran. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan LYON membawa pulang hadiah utama sebesar USD 300.000.
Meskipun hasil di Paris mengecewakan bagi publik esport Jakarta dan Indonesia, perjuangan RRQ Kazu dan EVOS Divine tetap mendapatkan apresiasi atas kerja keras mereka membawa nama bangsa di level dunia. Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi manajemen dan jajaran pelatih kedua tim dalam menghadapi turnamen-turnamen internasional berikutnya yang diprediksi akan semakin kompetitif.
Fokus para penggemar dan tim Free Fire Indonesia kini langsung dialihkan ke ajang Free Fire World Series (FFWS) Southeast Asia 2026 Fall yang dijadwalkan mulai bergulir Agustus mendatang. Turnamen regional tersebut menjadi krusial karena babak Grand Finals akan diselenggarakan di Surabaya, Indonesia, yang akan menjadi momentum terbaik bagi tim-tim tanah air untuk bangkit dan merebut kembali takhta juara di rumah sendiri.
Ditulis oleh : Trystan Evantheo Sutanto - 27 - 06 - 2026 21:14:52